4 Hal yang Wajib Dibicarakan dengan Pasangan Sebelum Menikah

nikahMenikah… hmm, di benak sebagian orang, kehidupan pernikahan adalah dunia yang akan dipenuhi kebahagiaan dan rasa senang.

Kehidupan yang membuat banyak perubahan.Sebisa mungkin bicarakan hal positif dan hindari pertengkaran. Hal yang miris yang baru saja ryan temui adalah ketika mendenger curhat temen yang mau menikah tapi justru dipusingkan dengan diskusi yang tidak banyak manfaatnya. Apa saja itu?

Yups.. berikut hal yang kurang perlu didiskusikan dan bahkan membuat esensi pernikahan sedikit hilang.

  • Mahar

Sudah sepantasnya mahar itu adalah yang meringankan bagi pihak laki-laki, bukan yang memberatkan. Baru beberapa minggu lalu ryan mendapatkan cerita bahwa ada teman yang ribut sampai berhari-hari gara-gara masalah mahar. Jadi pihak si cowok keberatan dengan mahar yang diajukan oleh si cewek, tentu saja keberatan lha yang diminta banyak.. Kebetulan temen saya di pihak cewek, dia meminta seperangkat alat sholat, hafalan beberapa juz Al Qur’an, beberapa gram emas batangan serta beberapa perhiasan. Akhirnya cekcoklah mereka, Padahal disampaikan bahwa mahar itu hal yang meringankan, bahkan Sahabat Nabi Muhammad ada yang maharnya hanya berupa keislamannya saja, gak ada yang lain,,, gak ada seperangkat alat sholat juga. tapi? itu sudah cukup..

  • Pesta Pernikahan

Pesta pernikahan itu gak wajib, yang wajib adalah Ijab Qobulnya, apabila memank tidak mampu untuk menyelenggarakan pesta, kenapa malu? Toh itu tidak akan ditanyakan ketika kita mati kelak. Ya gak sih?

Pesta pernikahan itu sederhana dan tidak memberatkan. Dan usahakan jangan sampai berhutang. jangan sampai deh demi nikah trus berhutang.

Tapi disadari atau tidak, di dunia pernikahannanti, akan muncul berbagai macam masalah dan tantangan baru. So, jika Anda sudah memutuskan akan menikah dengan pasangan Anda, pastikan Anda meluangkan waktu untuk mendiskusikan empat hal ini daripada dua hal diatas.

  • Anak

    Salah satu tujuan menikah adalah untuk memiliki anak atau keturunan. Pastikan Anda mendiskusikan hal ini dengan pasangan Anda. Persiapkan diri Anda dengan berbagai macam kemungkinan yang ada seperti adanya kemungkinan langsung memiliki anak di tahun pertama pernikahan atau harus lama menunggu untuk memiliki anak. Tentukan kira-kira berapa jumlah anak yang ingin Anda miliki. Apakah ada kemungkinan untuk mengadopsi anak? Atau mungkin ada kemungkinan untuk menunda memiliki anak?

  • Tempat Tinggal

    Tinggal di rumah mertua? Mengontrak rumah? Atau mungkin langsung membeli rumah baru? Setelah menjadi suami istri, Anda dan pasangan Anda harus membangun rumah tangga Anda sendiri. Tentukan juga lokasi rumah yang Anda inginkan. Misalnya, melakukan pertimbangan lokasi rumah berdasarkan letak kantor atau tempat kerja. Dan, kalau Anda langsung membeli rumah dengan cara kredit, perhatikan pula berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa melunasi semuanya. Oh ya, diskusikan juga rumah seperti apa yang ingin Anda dan pasangan Anda bangun bersama.

  • Karier dan Pekerjaan

    Waktu untuk bekerja atau membangun karier bisa menyita waktu antara Anda dan pasangan Anda. Diskusikan bagaimana nantinya Anda akan membangun karier Anda dan kaitkan dengan impian atau harapan Anda di masa yang akan datang. Atau mungkin Anda berencana untuk melanjutkan kuliah atau pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi? Bicarakan semuanya dengan pasangan Anda dan buatlah peta rencananya.

  • Waktu Bersama Keluarga

    Jika saat lajang Anda masih punya waktu bersama keluarga Anda, ketika sudah menikah nantinya Anda harus bisa pintar-pintar membagi waktu Anda dengan keluarga dan pasangan Anda. Bicarakan bagaimana nantinya Anda ingin menghabiskan waktu bersama keluarga dan pasangan tanpa harus melukai salah satu pihak. Sebagai contoh, ketika waktu liburan tiba, apakah nantinya keputusan untuk menghabiskan liburan bersama keluarga bisa diterima oleh pasangan Anda. Manajemen dan pembagian waktu bisa menjadi salah satu hal tersulit yang harus Anda hadapi ketika sudah menikah nantinya.

Mendiskusikan sejumlah hal penting dan krusial sebelum menikah sangat penting demi keharmonisan dan keselarasan rumah tangga Anda nantinya. Asalkan dijalani dengan penuh komitmen dan kemantapan hati antara Anda dan pasangan Anda, semuanya pasti bisa berjalan dengan lancar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s