10 Tanda Kita Harus Pindah Kerja

Mana yang kita pilih antara kuliah dan bekerja? Pasti ingin bekerja kan? tidak mau berlama-lama dengan buku di kampus. Tapi apa yang kita rasakan ketika sudah ditempat kerja? Ingin segera menyelesaikan pekerjaan atau justru sebaliknya? Ketika kita sudah masuk ke sebuah Universitas tertentu, kita tidak bisa mengelak dengan rutinitas yang harus kita lakukan, kita juga tidak bisa mengelak dengan tugas yang diberikan. Akan tetapi, ketika kita sudah bekerja, apa yang akan kita kerjakan masih bisa kita pilih. Rata-rata jam kerja pegawai kantoran adalah 8 hingga 9 jam. Artinya, setiap hari, kita menghabiskan sepertiga hidup kita di kantor. Sia-sia sekali rasanya jika waktu sebanyak ini dihabiskan dengan mengeluh dan berbagai hal lain yang membuat kita  tak bahagia. Mungkin sudah saatnya kita memilih pekerjaan lain yang sesuai dengan keinginan dan minat kita. Sudah saatnya kita mengundurkan diri dan pindah kerja ke perusahaan lain, atau jadi pengusaha?

Jika kita mengalami 10 hal berikut ini, tandanya kita memang harus segera mengucap selamat tinggal pada rekan kerja.
1. kita begitu membenci hari Senin
Merasa sedih saat weekend berakhir dan Senin kembali datang itu hal yang wajar. Tapi jika kita membayangkan masuk kantor, bekerja, bertemu bos, bertemu rekan kerja, dan semua yang akan terjadi hari Senin, lalu kita merasa muak, takut, bahkan stres, artinya kita memang tak ingin berada di sana. Mungkin kita hanya bertahan hanya demi punya pekerjaan? Tapi untuk apa menyiksa diri dan menghabiskan sepertiga hidup kita di tempat yang kita benci, sementara banyak orang lainnya yang menikmati pekerjaan mereka?

2. kita bekerja tak dengan hati
Pekerjaan yang ideal adalah saat kita mengerjakan apa yang kita cintai. Memang tak semua orang seberuntung itu, tapi jika kita mencintai pekerjaan kita, melakukan aktivitas sehari-hari di kantor pun tak akan terasa berat. Bahkan jika pekerjaan kita berat, kita masih bisa bersenang-senang di kantor. Namun jika kita mulai merasa terpaksa, atau bahkan benci, mengerjakan tugas di kantor, sampai kita mencari-cari alasan untuk tak masuk kantor, untuk apa dilanjutkan?

3. Hubungan dengan bos tidak baik
Bos galak itu biasa. Yang harus diwaspadai adalah jika hubungan kita dengan bos lebih buruk dibanding hubungan bos dengan rekan-rekan kerja kita. Merupakan pertanda buruk pula jika kita sampai harus menyelesaikan masalah kita dengan bos lewat atasan bos kita, atau lewat departemen SDM (HRD).

4. Kemampuan kita tak dianggap
Anda lulusan S2 Administrasi Perkantoran, namun di kantor ini kita hanya diberi tugas mengerjakan hal-hal remeh. Berkali-kali kita meminta naik jabatan atau diberi tanggung jawab lebih, namun permohonan itu tak pernah digubris. Jangan sia-siakan bakat dan potensi kita untuk perusahaan yang tak menghargainya.

5. Masa depan perusahaan kita tak jelas
Perusahaan kita terlilit utang, beberapa departemen ditutup, sejumlah besar karyawan diberhentikan, gaji sudah tak dibayarkan selama dua bulan. Jika perusahaan diibaratkan perahu, segeralah kita menyelamatkan diri sebelum ikut tenggelam.

6. Prinsip kita dan perusahaan tak sejalan
Anda adalah orang yang sangat mencintai lingkungan, namun kita bekerja di perusahaan yang dikenal suka mencemari lingkungan. Awalnya mungkin kita masih bisa berkompromi, tapi jika hal ini tetap mengganggu kita dan bahkan membuat kita stres, carilah perusahaan lain yang sejalan dengan prinsip kita.

7. Gaji kita tak memadai
Biasanya fresh graduate alias yang baru lulus kuliah dan memiliki nol pengalaman masih mau menerima pekerjaan dengan gaji di bawah standar. Tapi itu pun seharusnya disertai catatan bahwa dalam setahun atau dua tahun akan ada kenaikan gaji. Jika usia kita sudah lebih dari 27 tahun dan kita masih digaji di bawah standar, padahal pekerjaan yang sama di perusahaan lain gajinya berkali lipat, saatnya kita cari kesempatan lain. Tentu saja ini berlaku jika permintaan kita untuk naik gaji tak pernah digubris.

8. kita tak suka rekan-rekan kerja kita
Pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan menyenangkan jika dikerjakan bersama orang-orang yang kita cintai. Bahkan rekan-rekan kerja bisa jadi alasan kita untuk bersemangat berangkat kerja di hari Senin. Tapi jika kita tak punya teman dekat di kantor, atau sama sekali tak bergaul dengan mereka karena merasa tak cocok, makan siang selalu sendiri, rekan-rekan kerja memperlakukan kita dengan tidak baik, dan kita sering terlibat pertengkaran dengan rekan kerja, saatnya ucapkan selamat tinggal pada mereka.

9. kita makan gaji buta
Yang kita lakukan di kantor sebagian besar adalah browsing di internet yang tak berhubungan dengan pekerjaan, lalu nongkrong, lalu ngobrol-ngobrol dengan rekan kerja, dan tak mengerjakan apapun. Enak memang, karena kita tetap digaji meskipun kita tak berkontribusi. Tapi ini artinya kita “tak dianggap” oleh perusahaan. kita produktif atau tidak, perusahaan tak peduli. Bahkan mungkin kita tak masuk kantor pun tak ada pengaruhnya bagi keseluruhan alur kerja perusahaan. Waspadalah, bisa-bisa kita didepak dari perusahaan karena larut dalam perilaku “makan gaji buta” ini.

10. kita masih mencari-cari lowongan pekerjaan di tempat lain
Tak ada salahnya mencari tahu peluang dan kesempatan apa yang ada di luar sana. Namun jika sebagian besar waktu kita dihabiskan dengan mencari lowongan kerja di internet, atau setiap bertemu teman kita selalu berkata, “Ada lowongan nggak, di kantormu?”, artinya kita memang benar-benar ingin keluar dari perusahaan. Ikutilah kata hati itu.

2 thoughts on “10 Tanda Kita Harus Pindah Kerja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s