Ciri Pria Kekanakan dan Tidak Dewasa

Pernah mendengar sindrom Peter Pan? Peter Pan adalah tokoh kartun anak laki-laki yang selalu jadi anak-anak dan tidak pernah dewasa. Di dunia nyata, Peter Pan sering hadir dalam sosok pria yang ada di sekitar kita. Tubuh mereka dewasa, tetapi sikap dan pemikiran kekanak-kanakan, itulah sindrom Peter Pan.

Jujur deh, ladies, pria seperti apa yang Anda inginkan sebagai pendamping kelak? Mayoritas wanita ingin pasangan yang mandiri dan dewasa dalam sikap dan pemikiran, sehingga dia akan menjadi pembimbing yang baik untuk Anda dan anak-anak Anda kelak.

Agar Anda tidak salah pilih, inilah beberapa ciri pria yang kekanak-kanakan dan tidak dewasa, alias positif terkena sindrom Peter Pan:

  • Hanya Mau Bersenang-Senang

    Bersenang-senang itu perlu, karena menjalin hubungan dengan pria yang terlalu serius itu membosankan. Tapi jika 24 jam selama setahun dihabiskan hanya untuk bersenang-senang, itu bukan sikap pria dewasa. Pria yang hanya ingin bersenang-senang setiap saat tidak akan siap menghadapi kehidupan yang seperti roda. Mereka hanya ingin fun fun fun dan tidak mau memikirkan hal-hal ‘berat’ lainnya.

  • Tidak Memikirkan Masa Depan

    Berbahagialah jika pasangan Anda punya gambaran masa depan yang jelas. Dia berencana akan membangun rumah seperti ini, ingin karir yang seperti apa, ingin membahagiakan anak-anaknya kelak, dan sederet rencana untuk mengamankan hidupnya dan keluarganya kelak. Tentu saja dia akan melakukan usaha keras untuk bisa mencapainya. Sedangkan pria yang kekanakan hidup hanya untuk hari ini. Bagaimana dengan keamanan masa depan dan hari tua? Dia tidak peduli dan tidak memikirkannya. Mereka akan berkelit “Untuk apa dipikirkan, besok ya besok, nikmati saja hari ini,”

  • Sering Melanggar Peraturan

    Peraturan kadang boleh saja dilanggar, misalnya untuk menemukan inovasi baru yang sulit dilakukan jika tidak mendobrak peraturan lama. Hal ini biasanya dilakukan pria yang tidak takut mencoba hal baru. Sedangkan pria yang kekanakan melanggar peraturan karena mereka menganggap peraturan itu tidak penting dan membuat mereka tidak bisa bersenang-senang. Ngebut di jalan raya, memutar musik keras jam 11 malam, merokok di dalam rumah sakit, euh…

  • Sangat Egois

    Pria yang kekanakan dan tidak dewasa cenderung memusatkan dirinya sebagai orang yang harus dimanjakan dan dipentingkan. Mereka tidak peduli bagaimana perasaan pasangannya atau teman-teman mereka, jika mereka ingin sesuatu harus segera dapat dengan cara apapun. TERSERAH orang lain mau menderita, yang penting aku bahagia adalah prinsip hidupnya.

  • Lari Dari Masalah

    Dengan semua poin di atas, maka tidak heran jika pria kekanakan selalu lari dari masalah. Mereka sering menunda-nunda banyak hal, sering berjanji tapi tidak ditepati, dan yang pasti, tidak bisa menyelesaikan masalah dengan baik. Mereka lebih suka menghindar dan lari dari masalah daripada harus menghadapinya.

Itu dia 5 tanda pria kekanakan dan tidak dewasa. Kami tidak bermaksud menakut-nakuti Anda, tetapi bijaksanalah, ladies. Kelak, pria yang akan menjadi pendamping hidup Anda juga akan menjadi ayah dan contoh yang baik untuk anak-anaknya. Jangan sampai salah pilih ya! Good luck 🙂

sumber: kapanlagi.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s