Jangan Ragu Mengatakan Maaf

Sudahkah anda minta maaf atas kesalahan hari ini? atas kesalahan kemarin? Maaf, satu dari tiga kata ajaib selain kata ‘tolong’ dan ‘terima kasih’. Saking ajaibnya, tiga kata ini sebenarnya sulit sekali dikatakan dalam beberapa kondisi tertentu. Entah karena gengsi atau karena tidak tahu bagaimana mengucapkan dan melakukan permintaan maaf dengan baik, namun daripada jadi beban, sebaiknya maaf itu disampaikan juga tidak buruk, bukan?

1. Bertanggung Jawab

Hal penting yang harus Anda sadari saat meminta maaf pada seseorang adalah menerima dan menyadari tanggung jawab atas semua yang telah Anda lakukan. Bahwa kita sudah menyakiti seseorang, tidak ada alasan maupun pembenaran. Intinya tetap pada kita sudah melakukan kesalahan dan harus bertanggung jawab.

2. Penerimaan

Mungkin Anda berpikir bahwa Anda benar dan Anda tidak mengerti mengapa kakak kita, ibu kita atau sahabat kita merasa tersakiti dengan apa yang kita lakukan. Namun yang perlu kita sadari adalah bahwa sudah cukup seseorang tersakiti menjadi alasan kita untuk menyadari kita pun bisa berbuat salah sekalipun kita tidak merasa demikian. Tidak perlu mendebat kenapa hal itu terjadi, cukup minta maaf.

3. Tuliskan

Beberapa orang lebih bisa menulis daripada mengatakan. Bila Anda bisa lebih plong dan tulus dengan menuliskannya, tuliskan permohonan maaf Anda. Pastikan ketulusan Anda ikut tertuang dalam tulisan tersebut.

4. Bahasa Tubuh

Tips lain bila Anda susah mengungkapkan penyesalan Anda lewat bicara atau lewat tulisan adalah dengan menggunakan bahasa tubuh. Buatlah sebuah cake, atau berikan bunga atau sesuatu yang hangat seperti sebuah pelukan bisa membantu menyampaikan kata maaf Anda dari dalam hati.

5. Telepon

Bila berhadapan dengan yang bersangkutan membuat Anda semakin sulit mengatakannya, coba ungkapkan lewat telepon. Hubungan dengan telepon membuat Anda tidak perlu melakukan kontak mata maupun kontak fisik. Anda hanya perlu mengatakannya dengan suara Anda. Suara seseorang juga bisa menggambarkan ketulusan, jadi jangan khawatir dan sampaikan maaf Anda.

6. Singkirkan Harga Diri

Seringkali seseorang mengalami kesulitan ketika mengucapkan maaf adalah karena masalah harga diri. Ya, harga diri dan gengsi ini mencekat kuat di dalam tenggorokan sampai-sampai menyulitkan Anda untuk mengucapkan maaf. Orang berpikir bahwa meminta maaf itu menjatuhkan image dan harga diri mereka atau menunjukkan bahwa situasi membuktikan mereka kalah. No, Anda sedang berpikir bahwa perasaan orang-orang yang memang peduli dan menyayangi Anda lebih penting dari gengsi dan harga diri yang Anda miliki.

7. Tidak Perlu Memohon

Kelanjutan dari poin sebelumnya bila Anda memang orang yang merasa bahwa minta maaf itu bisa merendahkan Anda, mari kita perjelas tujuan dari minta maaf. Tentunya mengatakan maaf berbeda dengan memohon-mohon. Anda menunjukkan rasa penyesalan Anda karena sudah melakukan kesalahan pada orang yang berarti untuk Anda. Mengenai dimaafkan atau tidak, itu urusan belakang. Yang jelas Anda sudah melakukan hal yang semestinya. Klise, tapi benar.

Satu kata maaf mungkin tidak akan bisa menghilangkan kesalahan hidup dan luka batin pada seseorang, tapi setidaknya menyudahi sebuah ketidaknyamanan dan kebencian. Hidup ini memang seni di mana kita menggambar hidup tanpa punya penghapus, tapi dengan kata maaf yang diikuti tanggung jawab dan kesadaran untuk tidak melakukan kesalahan yang sama, semoga hidup ini tidak akan kehilangan maknanya. Sebenarnya it’s not that hard to say ‘I’m Sorry’, asalkan kita mau introspeksi,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s