5 Cara Menjaga Sikat Gigi Tetap Steril

Sikat gigi sejatinya digunakan untuk membersihkan kotoran di dalam mulut, hmm tapi bagaimana kalau sikat gigi itu sendiri adalah sarang bakteri?

Ya, selama ini masyarakat terbiasa membersihkan sikat gigi dengan mengaliri sikat gigi tersebut dengan air lalu mengibaskannya sebentar sebelum dikembalikan ke tempatnya begitu saja. Beberapa bahkan memberikan ‘helm’ sikat gigi dengan anggapan hal tersebut efektif menjaga kebersihan sikat gigi. Padahal, cara tersebut malah akan membuat sikat gigi lembab dan menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Nah, cukup luangkan waktu beberapa menit untuk mengikuti 5 langkah berikut ini;

Langkah 1

Cuci tangan Anda dengan air hangat dan sabun pencuci tangan sebelum menyikat gigi. Memegang sikat gigi dengan tangan yang bersih akan membantu melindungi sikat gigi dari bakteri yang dibawa tangan Anda.

Langkah 2

Maryland Children’s Oral Health Institute menyarankan masyarakat untuk menyiram sikat gigi dengan air panas sebelum dan sesudah dipakai untuk menyikat gigi. Bersihkan di bawah air panas yang mengalir hingga semua sisa makanan atau pasta gigi yang tersangkut di dasar sikat gigi benar-benar bersih. Lalu selesaikan dengan menyiram bulu sikat dengan air dingin.

Langkah 3

Sterilkan sikat gigi Anda seminggu sekali dengan merendamnya dalam cuka semalaman. Cuka berfungsi membasmi bakteri dan kuman pada sikat gigi. Bila tidak ada cuka, Anda dapat memakai antibacterial mouthwash. Rendam bulu sikat gigi dalam cup berisi mouthwash lalu ayunkan ke depan dan ke belakang selama 30 detik.

Langkah 4

Jika Anda ingin mensterilkan sikat gigi setiap hari, rendam bulu sikat dalam hidrogen peroksida dengan kadar 3 persen, atau 30 ml H202 diencerkan dengan 70 ml air.. Namun cukup rendam bulu sikatnya saja dalam cup kecil berisi hidrogen peroksida. Jangan lupa mengganti cup tersebut setiap hari.

Langkah 5

Letakkan sikat gigi dalam posisi tegak berdiri agar bulu sikat mendapat sirkulasi udara yang cukup. Biarkan sikat gigi Anda kering dengan sendirinya. Jangan pernah meletakkan sikat gigi dalam posisi bersentuhan dengan sikat gigi lain untuk menghindari penularan bakteri. Juga jangan meletakkannya dalam wadah tertutup atau yang biasa disebut “helm” sikat gigi karena wadah yang lembab justru mudah menjadi sarang bakteri. Terakhir, sering-seringlah mengelap gagang sikat gigi dengan tisu disinfektan sekali pakai.

Ladies, jangan malas untuk mengganti sikat gigi setiap 3 bulan sekali atau kapanpun bulu sikat mulai bengkok untuk menjamin kebersihan dan kelayakan pakai sikat gigi Anda. Karena menurut Dental Association, sikat gigi yang bersih akan melindungi Anda dari penyakit musiman seperti virus dan flu lho.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s